Penyebab Penyakit Pneumotoraks

Penyebab Penyakit Pneumotoraks

Penyebab Penyakit Pneumotoraks

Selamat datang di situs kami www.herbalparu.com yang berinformasi tentang penyakit paru !!!

Sebelumnya kami ucapkan terima kasih atas kesediaannya mengunjungi situs kami Herbal Paru. Di situs ini Kami  akan menjelaskan tentang penyebab Paenyakit Pneumotoraks  Situs ini saya persembahkan bagi para pengunjung website kami.

Sebelum kami menjelaskan penyebab penyakit Pneumotoraks alangkah baiknya kami akan  mengulas dulu pengertian penyakit Pneumotoraks untuk uraiannya simaklah di bawah ini :

Penyebab Penyakit Pneumotoraks – Pneumothorax adalah istilah yang digunakan untuk penimbunan udara pada rongga pleura, yaitu dinding tipis di antara paru-paru dan rongga dada. Tekanan dari udara yang menumpuk tersebut dapat memicu pengempisan paru-paru hingga kolaps.

Secara umum, pneumothorax terbagi menjadi dua. Ketika terjadi pada orang yang sehat, kondisi ini disebut pneumothorax primer. Sebaliknya, pneumothorax yang dialami akibat komplikasi dari penyakit paru-paru tertentu disebut pneumothorax sekunder.

Pneumotoraks spontan primer adalah pneumotoraks yang terjadi tanpa penyebab yang jelas pada orang tanpa kelainan paru yang diketahui. Pneumotoraks spontan primer biasanya terjadi saat area lemah kecil paru (bulla) pecah. Kondisinya paling umum terjadi pada pria jangkung yang lebih muda dari usia 40 tahun yang merokok. Kebanyakan orang pulih sepenuhnya. Namun, pneumotoraks spontan primer terjadi berulang kali pada 50% orang.

Pneumotoraks spontan sekunder terjadi pada orang dengan gangguan paru-paru yang mendasarinya. Jenis pneumotoraks ini paling sering terjadi saat seekor bulus pecah pada orang tua yang memiliki penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), tetapi juga terjadi pada orang dengan kondisi paru-paru lainnya, seperti cystic fibrosis , asma , histiositosis Langerhans paru , sarkoidosis , abses paru , tuberkulosis , dan pneumonia Pneumocystis .

Karena gangguan paru-paru yang mendasari, gejala dan hasilnya umumnya lebih buruk pada pneumotoraks sekunder spontan. Tingkat kekambuhan mirip dengan pneumotoraks spontan primer.

Nah berikut ini kami akan menguraikan beberapa penyebab yang terjadi pada penyakit pneumotoraks diantaranya  :

Cedera dada

Cedera dada merupakan salah satu trauma yang sering terjadi dan perlu penanganan yang segera dan tepat sehingga menghindarkan penderita dari kematian. Cedera dada ini dapat terjadi akibat kecelakaan lalu lintas, pukulan benda tumpul atau tusukan tajam, dada yang terhempas saat terjatuh, dan lain-lain. Struktur penting yang harus diperhatikan jika terjadi cedera dada adalah paru-paru, jantung, dan pembuluh darah besar. Contoh gangguan yang dapat menimbulkan cedera dada, yaitu salah satunya Pneumotoraks

Penyakit paru-paru.

Kerusakan pada jaringan paru lebih sering menyebabkan kolaps. Kerusakan paru bisa disebabkan oleh berbagai penyakit yang mendasarinya seperti penyakit paru obstruksi kronik (PPOK), fibrosis kistik dan pneumonia.

Pecahnya gelembung udara.

Gelembung udara kecil bisa berkembang pada bagian atas paru. Gelembung – gelembung ini kadang bisa pecah sehingga menyebabkan udara masuk ke dalam rongga di sekitar paru.

Ventilasi mekanik.

Tipe pneumothorax berat bisa terjadi pada orang yang membutuhkan bantuan medis untuk bernapas. Ventilator bisa membuat ketidakseimbangan tekanan udara dalam dada sehingga menyebabkan paru menjadi kolaps.

Dengan adanya situs website Herbal Paru ini, Semoga Anda mendapat informasi tentang penyebab dari penyakit Pneumotoraks, selamat berselancar di dunia maya. Terimakasih. Mohon maaf apabila masih ada kata atau data yang kurang karena masih dalam penyelesaian.

Akhir kata, Saya berharap wesite Herbal Paru ini dapat bermanfaat bagi Anda semua yang mengunjungi situs website kami. Dan jangan lupa kunjungi artikel lainya hanya di website Herbal Paru.

Baca Juga => Cara Menyembuhkan Paru-Paru Bocor

Sekian Dan Terimakasih

Posted By Herbal Paru

Penyebab Penyakit Pneumotoraks

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *