Bahaya Gangguan Pernafasan Pada Bayi

Bahaya Gangguan Pernafasan Pada Bayi

Bahaya Gangguan Pernafasan Pada Bayi

Bahaya Gangguan Pernafasan Pada Bayi – Gangguan pernafasan (sesak nafas)  merupakan yang sangat serius pada Bayi atau anak-anak dan tidak boleh diabaikan. Mengetahui seorang dokter telah didiagnosis dan sedang menangani masalah harus membawa kenyamanan, tapi jika gejalanya menjadi lebih buruk, selalu hubungi dokter anak anda segera atau pergi ke ruang gawat darurat.

Gangguan pernafasan (sesak nafas) yang di kenal secara medis saat dispena- melibatkan pengetatan dada secara tiba-tiba dan pernafasan cepat. Dalam istilah medis, kurang nafas selama lebih dari 10 detik dianggap sebagai gangguan atau bisa di sebut sesak nafas. Ini memiliki beberapa penyebab pada orang dewasa dan bayi, tetapi lebih sulit dan serius pada bayi.

Salah satu penyebab paling umum sesak napas pada bayi adalah cacat jantung kongenital. Cacat ini terjadi saat jantung belum berkembang sepenuhnya pada janin. Ini menyebabkan masalah dengan aliran darah, yang mempengaruhi suplai oksigen yang diterima bayi. Meskipun hal ini biasa terjadi pada bayi prematur, sekitar sepertiga bayi yang lahir penuh dengan cacat jantung bawaan memiliki cacat utama yang perlu dioperasi. Inilah sebabnya mengapa orang tua perlu diwaspadai untuk masalah pernapasan bahkan pada bayi penuh.

Gejala Dan Tanda Kesulitan Bernafas

Masalah pernafasan bisa menandakan penyakit serius. Tidak semuanya membutuhkan perhatian medis, namun Anda harus sadar akan gejala yang terjadi kesulitan bernafas dapat muncul pada anak anak setiap saat diantaranya :

  • Suara serak
  • Napas riang dan napas cepat
  • Mengi
  • Batuk yang terdengar seperti segel menggonggong
  • Menghisap atau mengunyah dada, atau pencabutan
  • Demam
  • Hidung meleleh
  • Nasal dan dada tersumbat
  • Kulit biru, bibir, atau kuku

Jenis Gangguan Pernapasan Bayi

Banyak jenis gangguan pernapasan terkait perkembangan paru ada. Biasanya terjadi ketika bayi lahir sebelum paru-paru mereka memiliki waktu untuk berkembang sepenuhnya. Jenis gangguan pernafasan berikut diantaranya :

Apnea

Apnea terjadi saat bayi Anda berhenti bernapas sementara selama 20 detik. Bisa juga terjadi jika mereka berhenti bernafas kurang dari 20 detik dan terjadi dengan bradikardia, atau denyut nadi lambat, dan sianosis, atau perubahan warna kebiru-biruan pada kulit. Hal ini dapat terjadi jika bayi Anda lahir prematur dan sistem saraf mereka masih belum matang. Sistem saraf mereka mengendalikan pernapasan mereka.

Pneumonia

Jika bayi Anda lahir prematur, dan paru-paru mereka belum berkembang sepenuhnya, mereka memiliki risiko terkena pneumonia yang lebih tinggi. Mekonium adalah tinja paling awal yang diproduksi bayi Anda, terkadang di dalam rahim. Mungkin saja mereka menghirup mekonium sesaat setelah lahir. Ini disebut “aspirasi.” Hal ini dapat menyebabkan infeksi pada paru-paru atau radang paru-paru. Pneumonia dapat terjadi karena adanya infeksi atau aspirasi mekonium.

Sindrom distres pernapasan

Jika bayi Anda lahir prematur, surfaktan mereka mungkin tidak sepenuhnya berkembang. Hal ini dapat menyebabkan paru-paru mereka roboh, sehingga sulit bagi mereka untuk bernafas. Kondisi ini disebut sindrom gangguan pernafasan. Ini paling sering terjadi pada bayi yang baru lahir, terutama yang lahir enam minggu sebelum waktunya atau lebih.

Displasia bronkopulmoner

Bayi yang lahir lebih dari 10 minggu lebih awal berada pada risiko terbesar displasia bronkopulmoner. Kondisi ini bisa terjadi karena terapi yang bisa didapat bayi Anda jika mereka mengalami perkembangan paru-paru secara prematur. Jika bayi Anda lahir awal ini, mereka mungkin perlu menerima bantuan oksigen dan pernapasan dari ventilator mekanis. Perawatan ini menyelamatkan nyawa. Namun, bisa juga bekas luka paru bayi Anda yang rapuh. Hal ini bisa membuat lebih sulit bagi mereka untuk bernafas.

Bagaimana Gangguan Pernapasan Bayi Dicegah?

Tidak selalu memungkinkan untuk mencegah bayi Anda terkena gangguan pernapasan. Menghindari persalinan prematur akan menurunkan risiko terkena masalah pernapasan. Jika Anda hamil, Anda dapat mengurangi risiko persalinan prematur dengan mengikuti tip untuk kehamilan yang sehat ini:

  • Bicaralah dengan dokter Anda lebih awal untuk memastikan Anda mendapatkan perawatan kehamilan yang baik.
  • Makanlah makanan yang sehat.
  • Hindari tembakau.
  • Hindari obat-obatan terlarang seperti kokain.
  • Hindari alkohol.

Baca Juga :

Apa Yang Menyebabkan Nyeri Dada Saat Bernafas

Posted By Herbal Paru

Bahaya Gangguan Pernafasan Pada Bayi

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *